Accessibility Tools

Suara Dari TUGU

Suara Dari TUGU

 

Kawan

Di pagi damai ini bertemu lagi kita untuk kemanusiaan

Setiap kali pertemuan berwajah sama, kami dan tugu tetap kaku

Deru angin pagi berguguran di awan lesu bersama suara kami

Suara dari tugu dengarkah tuan?

 

Ku

Di mana isteri dan anak-anak kami, datangkah mereka duduk di kerusi

Atau hanya tegak di penjuru pagar besi, oh tradisikah itu?

Ibu, cuma ada terkilan di hati, tak sempat berjumpa mencium dahi

Pohon menghalalkan ibu sus, kerana kami pulang bersama kapan

Dalam keranda tak punya suara, kalian menyebut dengan hujan air mata

Jangan begitu cukup sudah kapan dibasah dengan darah

Pedih nian kalau dibasahi air mata ibu

Senyumlah kalian, kerana di samping ada warisan yang kami amanahkan

Sekolahnya jangan diabai, walau dengan seluar bertampal

Walau angin pagi cuma sarapan

 

Anak

Kamu punya kewajipan, bila tiba masanya jangan gentar

Nyanyikanlah sebuah lagu, nyanyikan lagu itu

Laungkan sekuat suaramu, ke puncak mahligai, ke gedung tersergam

Biar tersingkap langsirnya

Kalau perlu tempikkanlah ke puncak gunung, ke belantara

Biar menderu anginnya / laungkan ke lautan biru, biar bergulung ombaknya

Dari tugu kami tiupkan semangat

Berjuanglah kamu anak-anak korban, dengan satu tekad

Hilang atau terbilang

 

Hak Cipta

WAN KHAZIM

Chuping, Perlis

Bertarikh 31 Julai, 1970

(Dibaca pada Hari Pahlawan 1970)

 

SUMBER ARTIKEL

Jurnal Warisan Indera Kayangan Bil 13, 2001